Katanya Indonesia udah merdeka

Desember 25, 2010

Ya, katanya Indonesia udah merdeka….

Indonesia mananya ya????

Rakyatnya kah?

Rakyat yang mana??

Rakyat yang dari kakek buyutnya nggak kaya, apakah sudah merdeka?

Rakyat kalo miskin apakah merdeka?  walau bisa nyanyiin lagu indonesia raya, yang katanya sebagai lambang kalo indonesia udah merdeka…?

Padahal kita sekarang lagi dijajah ama pengusaha asing yang buka perusahaan di Indonesia…

kok bisa?

Ya, liat ajah, kita pergi kerja pagi masuk kedalam penjara (baca:pabrik.red),

kan sama aja penjara ama pabrik.  Ada penjaganya. Keluar masuk di geledah. Kayak penjara kan?

Bedanya kalo penjara, kita udah keluar gampang masuk lagi. Tapi pabrik, kalo udah keluar boro-boro bisa masuk lagi, ada juga dilepehin ama penjaga .

Nah, jaman dulu sebelum merdeka, katanya ada kerja juga yang namanya ‘rodi’ ataupun ‘romusha’

sama juga kan? pergi pagi pulang malem, siksanya sama…

kalo dulu siksa fisik, sekarang siksa mental.

dulu kerja buat kekayaan penjajah, sekarang sama aja , kita banting tulang untuk kekayaan penjajah (baca: pengusaha asing.red)

Kapan ya, orang-orang pinter di negeri kita bikin perusahaan sendiri, yang pekerjanya rakyat sendiri, banyak lagi

Bayangkan, Pengusaha orang Indonesia, buka usaha di Indonesia, para pekerja orang indonesia, bahan baku dari indonesia, dijual di indonesia, yang beli orang-orang indonesia, duitnya lari keindonesia (baca:pajak.red), yang kaya orang indonesia.

Kalo pengusahanya orang indonesia, trus jadi kaya, trus bisa bikin kaya orang indonesia lainnya, nah kita udah merdeka…

buruh pabrik, dari dulu nasib sama.

yang punya pabrik kita anggap kayak demang-demang jaman belanda

hanya bisa “yes sir!”, atau “yes mister”…..”sorri mister”…..”kamsahamida mister”……”ti ucing mister”

huh…!!

kapan ya kita merdeka????


Nganggur lagi….!!!!

Desember 18, 2008

Alamak…. nganggur lagi guwe….

Main internet cuman lewat warnet… pikir-pikir buang duit juga ya…?

2 jam 10.000, seharga bensin 2 liter, atau beras 3 liter yang bisa dimakan untuk 2 hari, seharga 1 bungkus rokok marlboro, 5 botol teh sosro (belinya diwarung sebelah)….

Tapi kalau gak nge-surf, gatel juga….

Udah seton gak nge-blog, en buka-buka blog orang, jadi pengen nge blog poreper euy…

Dah 2 jam nih… udah dulu ntar kalo ada 10.000 lagi, ke warnet lagi….

kerja…kerja….kerja…


“dipecat” gara-gara cuti….

November 7, 2007

Akhirnya, selesai juga kerja saya dipabrik ini…

Persis pertanggal 31 Oktober 2007 kemarin saya resmi diberhentikan dari pekerjaan.  Gak adil. Ya, suatu ketidak adilan di dunia perburuhan terjadi lagi, dan naasnya menimpa diriku….hiks!…hiks!

Begini kronologisnya:

Tanggal 13 Oktober, istriku melahirkan.

Pada tanggal tersebut masih dalam range tanggal libur nasional.

PT-ku libur bersama hingga tanggal 16 oktober.

Tanggal 16 ku sms bos, dan minta perpanjangan waktu untuk cuti, karena istriku masih dirumah sakit, (melahirkan dengan operasi).

Tanggal 18 kuterima sms dari bos korea (HRD.Red) yang m mengharuskan aku masuk kerja esok, kalo nggak pasti dapat masalah.

Dengan berat hati aku masuk hari sabtu, dengan meninggalkan istriku yang masih terbaring kesakitan habis operasi cesar.

Setibanya di pabrik, aku langsung dipanggil oleh HRD (Orang Korea) dan langsung diberi Surat Peringatan Ketiga dan Terakhir…(????)

Wah, menurutku ini sama saja mengeluarkan diriku dengan halus.

SP1 dan SP2 aku belum pernah terima, kok langsung di SP3, apakah aku mencuri? apakah aku mengakibtakan kerugian sangat besar pada perusahaan? Apakah ketidakhadiran diriku (yang notabene Cuti) ini berakibat fatal pada perusahaan?  NGGak SAMA SEKALI!!

Tapi kenapa diberi SP3?

Langsung aku datangi orang korea (bag HRD), dan aku tanya , siapa yang merekomendasikan SP3 ini?

Dijawab oleh dia, Big Bos alias Direktur, katanya.

Langsung kudatangi Direktur, kutanya apakah betul beliau yang merekomendasikan SP3 ini? dan kenapa? Apa salah saya?

Jawabnya, Andanya tidak memberi informasi keperusahaan… katanya.

Waks!! Bulshit banget! aku masih punya bukti kalo kau kirim SMS permohonan izin ke bos ku (orang Lokal) dan juga ke bagian HRD.

Katanya lagi, orangkoreanya nggak ada yang tahu…

Weks!!! Bullshit lagi!!!

Cepat aku berpikir untung rugi, dan akhirnya keluar keputusan ku yang kontroversial, oke kalu begitu percuma saja saya kerja disini bagus-bagus, kerja baik ataupun nggak baik sama saja, saya keluar….

Kuberikan surat pengunduran diri saat itu juga kedirektur langsung.

Dia jawab, nanti, pikir-pikir dulu.

Selama penantian itu, kerjaku sama saja dengan yang dulu, tetap mengontrol produksi yang emang menjadi tugasku.

Sampai Tanggal 31 oktober kemarin, aku dipanggil lagi oleh bagian HRD, katanya, ok permintaan pengunduran diri anda diterima, mulai besok anda sudah tidak lagi bekerja disini…

deg! sedikit kaget juga dengan keputusan itu, dipikiranku, masa gara-gara cuti istri melahirkan aku dikeluarkan??

Yah.. itulah akhirnya.. aku dikeluarkan dari pbarik dengan cara-cara halus…. hhhh… sedikit dongkol juga diriku…

terbayang saat-saat lalu dimana pabrik ini masih berupa pabrik kecil, dimana para karyawannya banting tulang, kepala jadi kaki, kaki jadi kepala istilahnya untuk membangun perusahaan ini, akhirnya sirna dengan pemecatanku secara halus…

Begini nasib jadi joko (jongos korea)….


do’a seorang buruh…

Oktober 11, 2007

Bismillahirrohmanirrohim,

Ya Allah, ya Tuhan kami

Ampunilah dosa-dosa kami

Dosa kedua orang tua kami

Dosa istri dan anak-anak kami

Ya Allah yang maha mengetahui

Lindungilah kami dari mara bahaya

Lindungilah kami dari siksa api neraka

Yang pasti pedih, dan tak tertahankan oleh kami

Ya Allah yang maha adil

Lindungilah Negara kami, bangsa kami

Sekutukanlah kami ya Allah agar kami hanya menyembahmu

Jauhkan kami dari kebatilan dan keserakahan

Ya Allah yang maha berkehendak

Jadikan bangsa kami, bangsa yang utuh

Bangsa yang tak gampang didzolimi oleh bangsa lain

Bangsa yang pemimpin dan rakyatnya adalah satu

Ya Allah yang maha bijak

Ampunillah dosa para pemimpin kami

Baik yang masih hidup atau yang sudah dipanggil keharibaanmu

Jadikan para pemimpin kami, sebagai mahlukmu yang beramanah

Ya Allah yang maha agung

Jadikan anak-anak/keturunan kami kelak, sebagai orang-orang yang percaya padaMu

Sebagai orang-orang yang mempunyai martabat dan akhlak yang berkharimah

Yang dapat dijadikan teladan oleh anak-anak mereka nantinya

Ya Allah ya Tuhan kami

Hindarilah bangsa kami dari fitnah yang keji

Fitnah yang akan memporak porandakan Negara kami

Baik dari luar maupun dari dalam negri kami sendiri

Ya Allah ya Tuhan kami

Kabulkanlah do’a-do’a kami

Sebagaimana engkau mengabulkan setiap do’a Muhammad sebagai Rasulmu

Dan sebagai Nabi kami….

Amiiin ya Robbal alamiiin.

Minal aidzin walfaidzin.


									

resep jadi buruh baru di pabrik lama..

Oktober 9, 2007

Tadi habis ngebaca blog tetangga mengenai hal ini (Maaf lho mba Puak, postingannya dilink…) 

Biasanya kesulitan yang pertama menimpa bagi para buruh pabrik bila masuk satu pabrik (baru or lama) adalah penyesuaian.  Baik ama rekan sesama buruh atau atasan..

Saya sendiri punya resep pribadi (dari pengalaman di beberapa pabrik), yaitu : 

  1. Sebelum kerja pertama kali, cari tau dulu, ini pabrik ngerjain apa,  sejarahnya gimana, udah lama ato belum, dsb..
  2. Lihat orang-orangnya (baca: rekan kerja), serem-serem, atau pada welkam, atau pada jutek.
  3. Minggu pertama kerja, langsung cari tau, rekan kerja yang terfavorite kejutekkannya, atau yang paling didengerin ama temen-temennya.
  4. Kalo dah tau, langsung dideketin, ajak ngobrol, usahain obrolan seputar yang dia suka, walaupun kita nggak ngerti dia ngomong apa, pastiin ama dia kalo kita se-ide dengan yang dia omongin (sedikit sok tau juga ga pa-pa).
  5. Nih rekan kerja jutek, kalo udah deket ama kita, pasti temen-temennya ikutan deket, pasti. Dan kejutekkan semua rekan kerja pun berakhir.
  6. Selagi ngobrol ama rekan kerja yang lain (minggu pertama juga), cari tau atasan yang ‘killer’  dan yang ‘gaul’. Dengan begitu kita akan tau gimana mo bersikap (baca: bersandiwara) pada saat ketemu / menghadap mereka.
  7. Jangan bantah apapun perintah dari atasan killer, karena sekali kita bantah pasti kerjamu akan sengsara. Ajak diskusi atasan yang gaul, karena biasanya atasan gaul lebih seneng kalo diminta ngajarin (walupun kita udah tau) dan akan ngerasa kita ‘ngehormatin’ dia (baca: nggak penjilat). 

Resep diatas biasanya saya lakukan dalam waktu paling lama 3 hari, setelah resep diatas berjalan dengan mulus, hmmmm kerjanya nyaman. 

“trus gimana dengan atasan yang sok tau?” 

Gampang aja, biasanya atasan yang sok tau itu gak tau apa-apa, atau hanya sekedar tau kulitnya aja, nah tugas kita yang cari tau dalemnya. Di pabrik saya kerja, atasan yang notabene orang korea, sebenernya mereka pada pinter-pinter, tapi dibidangnya aja, mereka gak /belum tentu tau semua hal. Justru itu yang kita manfaatin, kalo kita bisa tau semua hal, pada saat ada masalah kita gampang ‘argue’-nya (walaupun kitanya sok tau). Dan rata-rata para atasan, pasti akan percaya ama kita, kalau bisa memecahkan suatu masalah, walau cuman sekali. 

Setelah mereka percaya, dets de momen wi ken du awer gem! En dey wil bilif as woteper wi du! (ini pake bhs inggris sansekerta he he..).

Demikian resep yang saya selalu pake, dan berhasil saya implementasiin di setiap pabrik saya kerja. 

 (selagi saya ngetik ini, temen sebelah saya bilang, ” ah, ini mah semua orang juga tau..!) 


mau jujur atau…

Oktober 2, 2007

Postingan bagus didapat dari blog tetangga. Bila anda ingin jujur, baca juga postingan ini.

Sedangkan Negara ini emang butuh orang-orang jujur di top managemen nya (kalo ambil bahasa pabrik). Dengan demikian jujurkan dulu orang-orang pemberi perintah berikut para pengawasnya di dewan rakyat, perangkat-perangkatnya, dan jangan beri celah atau kesempatan pada rakyat untuk berbuat tidak jujur.

Jangan sampai seperti cerita di pabrik saya :

Seorang operator pabrik ketahuan merokok oleh bos  di tempat yang ada pengumuman dilarang merokok.

“Ya kamu! Kamu gak baca papan pengumuman itu???!” hardik si bos

“ma..maaf pak..” jawab si operator

“kamu mau saya keluarkan?” Tanya di bos lagi dengan sangar.

“wah..ja..jangan pak!” jawab sioperator gelagapan karena takut.

“sudah! Matikan rokokmu sekarang dan pindah kekantin! Disana tempat untuk merokok!!” hardik si bos lagi

“iya pak…” jawab si operator sambil ngiprit ketakutan

Si bos bergumam perlahan, “Udah tau ada pengumuman dilarang merokok disini,  masih aja ada yang bandel merokok sembarangan! Huh ! dasar operator otak udang! Gak punya mata kali dia ya…!” Gumamnya sambil  menghisap rokok samsunya dan menghembuskan asapnya yang kemudian hilang di ketiadaan.

Dan si papan pengumuman pun tersenyum.


Agama baru …? atau “agama hoax”?

Oktober 2, 2007

Sebagai penganut agama Islam, saya secara pribadi gak terima agama saya di ejek/dihina seperti di postingan ini atau disini.

Walaupun saya masih dalam taraf belajar, tapi saya yakin kalau postingan di link itu sangat ceroboh.

Dan saya pikir, hal ini sudah termasuk dalam kategori “hujatan” terhadap agama tertentu.

Kok bisa ya…


Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.